Puasa Ramadhan dan Covid 19 - Oleh : Prof.Dr.Sukron Kamil,MA
Puasa Ramadhan dan Covid 19
Ada yang membedakan antara puasa Ramadhan tahun ini (2022) dengan dua puasa Ramadhan sebelumnya. Yang paling kentara dan paling dirasakan adalah puasa Ramadhan tahun ini dilaksanakan dan dirayakan tidak di tengah Pandemi Covid 19 yang akut yang mengubah banyak hal. Meski begitu, puasa Ramadhan tahun ini tetap saja dalam situasi dimana Covid 19 masih mengancam. Hanya saja tingkat ancamannya sudah jauh lebih rendah, kendati tetap saja bisa mematikan, terutama bagi mereka yang punya penyakit bawaan dan belum vaksin. Tentu saja Covid jenis Omicron yang kini mengancam tetap saja menyakitkan sekali, seperti sakit demam berdarah. Karenanya, walaupun kini protokol kesehatan tidak diterapkan di masjid-masjid dengan ketat, tetap saja hampir semua masjid memberlakukannya, minus shaf (barisan) jamaah yang tidak lagi jarang. Selebihnya masih diterapkan, yaitu keharusan mengenakan masker bagi jamaah, melarang jamaah yang sedang sakit salat di masjid, disediakanya hand sanitizer oleh masjid, bahkan pengukur suhu, dan jamaah dianjurkan membawa sajadaha sendiri. Tulisan ini ingin membahas relasi antara puasa Ramdhan dengan Covid 19, terutama jenis Omicron.
Link lebih lanjut -> Microsoft Word - Puasa-Covid 19 M-Alhidayah (masjidalhidayahpamulang.com)